Hati-Hati, 6 Asupan Makanan Ini Bisa Picu Preeklampsia 

Mengatur asupan makanan dengan baik merupakan hal penting yang harus dilakukan saat Anda sedang hamil. Selain untuk mencukupi nutrisi Anda dan juga janin, hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya preeklampsia atau hipertensi pada saat kehamilan. Untuk menghindari komplikasi tersebut, atur pola makan Anda dengan menghindari 6 jenis makanan berikut.

  1. Makanan dengan kandungan sodium yang tinggi

Terpenuhinya asupan sodium atau garam sangat bermanfaat untuk mengontrol level cairan serta keseimbangan pH dalam tubuh. Namun perlu diperhatikan, asupan garam tersebut jangan berlebihan. Dilansir dari Firstcry Parenting, penggunaan garam Anda cukup 3.8 gram per harinya. Hal ini untuk menghindari meningkatnya tekanan darah yang berujung pada preeklampsia.

Untuk meminimalisir konsumsi makanan dengan kandungan garam yang tinggi, Anda bisa terapkan kebiasaan berikut. Pertama, biasakan diri melihat kandungan garam pada setiap label kemasan makanan yang akan Anda konsumsi. Kedua, dengan memasak sendiri di rumah, Anda bisa mnegontrol asupan garam pada makanan Anda.

  1. Daging deli

Daging deli atau deli meat merupakan daging olahan yang sering dipakai dalam pembuatan makanan cepat jadi seperti sandwich atau burger. Dikutip dari Healthline, sajian 2 ons daging deli mengandung kira-kira mengandung 500 mg sodium bahkan lebih. Daging deli yang telah dibumbui dan diawetkan dengan garam, sangat beresiko menaikkan tekanan darah pada ibu hamil

  1. Acar atau asinan

Sebisa mungkin hindari konsumsi asinan saat Anda sedang hamil. Sayuran atau buah yang semula sangat bergizi tinggi, akan berubah jadi penyebab naiknya tekanan darah saat sudah diawetkan dengan garam. Asinan dalam kemasan kaleng bisa mengandung garam hingga 390 mg. Semakin lama asinan berada dalam kaleng, maka kadar garam yang diserapnya akan semakin tinggi.

  1. Jus dan saus tomat

Tak nikmat makan jika tanpa saus tomat, namun saat sedang hamil, jangan terlalu berlebihan dalam mengonsumsinya. Dalam setengah botol saus tomat saja, terdapat kadar garam mencapai 400 mg. Hal itu pun berlaku pada jus tomat yang kadar garamnya bisa mencapai 600 mg. Daripada mengonsumsi tomat olahan, lebih baik Anda lansung mengonsumsi buah tomat segar.

  1. Gula

Tak hanya garam, asupan gula berlebih juga bisa membuat Anda beresiko terkena preeklampsia. Asupan gula berlebihan, akan membuat berat badan Anda akan naik secara drastis, apalagi ditambah dengan keadaan Anda yang sedang hamil. Berat badan yang yang berlebihan merupakan salah satu penyebab utama seseorang menjadi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.

  1. Kulit ayam

Kalau semisalnya Anda merupakan penggila fried chicken dan menjadikan kulit sebagai bagian paling Anda suka, ubahlah dari sekarang kebiasaan tersebut. Kulit ayam merupakan bagian yang banyak mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Kedua jenis lemak ini merupakan penyebab meningkatnya level kolesterol jahat yang berakibat pada meningkatnya tekanan darah.

Itulah beberapa makanan yang sekiranya harus Anda minimalisir asupannya selama kehamilan, untuk menghindari resiko preeklampsia. Untuk bisa menambah informasi Anda seputar preeklampsia, Anda bisa melakukan konsultasi online dengan dokter ahli kandungan di laman Orami. Kewaspadaan sejak dini, akan membuat keselamatan Anda dan janin menjadi lebih terjaga.